Tuesday, January 10, 2017

SISTEM BILANGAN

Tags

Sistem bilangan

Bagi kita kalangan mahasiswa mungkin sudah tidak asing lagi dengan materi Sistem Bilangan , apalagi bagi kita yang memang telah memutuskan untuk memilih fakultas teknik informatika siap-siap bertemu dengan materi mata pelajaran yang satu ini karena sudah dipastikan akan di jumpai diakhir semester pertama atau diawal-awal semester kedua2 , nah jadi Bocahweb akan menerangkan tentang mata kuliah sistem bilangan secara lebih rinci supaya bagi yang masih awam akan menjadi lebih sedikit-sedikit memahami materi sistem bilangan sekaligus sebagai bahan latihan untuk persiapan menghadapi mata kuliah Teknik Informatika.


Pertama ' Tak kenal maka tak sayang.. mari kita kenalan dulu dengan sistem bilangan ,apa sih Sistem Bilangan itu dan kenapa difakultas Teknik Informatika harus mempelajarinya, secara... ini kan pelajaran untuk mahasiswa jurusan matematika..   heleh.. jangan salah , justu materi sistem bilangan ini merupakan dasar untuk mendalami bahasa pemograman ilmu komputer. jadi jangan punya statment yang pendek dalam memahami ilmu komputer.
Sistem bilangan
Biasa disebut Number System memiliki pengertian yang cukup luas atau secara umumnya yaitu sistem angka yang mana mewakili besaran dari suatu item fisik, sedangkan system bilangan sendiri menggunakan suatu bilangan dasar yang berbasis (base/radix) tertentu dalam hal ini sangat erat hubungannya dengan operating sistem komputer.

Dalam kaca mata dunia ada empat (4) pola macam sistem bilangan yang pada umumnya digunakan dalam logika bahasa pemograman diantaranya :
  1. Bilangan Biner ( Basis 2 )
  2. Bilangan Oktal ( Basis8 )
  3. Bilangan Desimal ( Basis 10 )
  4. Bilangan Hexadesimal ( Basis 16 )
Adapun pengertian dari keempat sistem bilangan diatas sebagai berikut :
  1. 1. Sistem Bilangan Biner ( Basis 2 )
Yaitu sistem bilangan yang terdiri dari dua (2) simbol angka yaitu angka nol (0) dan angka satu (1). konon sejarahnya bilangan biner atau bilangan basis dua (2) ini dipopulerkan oleh John Von Neumann. berikut contoh bilangan biner pada umumnya.
Contoh :
  • 1100001
  • 0010001
  • 0010110
Terlihat bahwa contoh angka diatas hanya ada angka bilangan nol (0) dan angka satu (1) , untuk lebih jelasnya tentang koversi bilangan biner ke bilangan desimal taupun konversi bilangan biner ke oktal dan juga konversi bilangan biner ke hexadesimal bisa dilihat disini ( Bocahweb.SistemBiner ) lengkap dengan contoh soal dan penyelesian pengkonversian kebilangan linnya.

  1. 2. Sistem Bilangan Oktal ( Basis 8 )
Yaitu sistem bilangan yang terdiri dari delapan (8) angka saja yang disusun mulai dari angka 0 ,1 ,2 ,3 ,4 ,5 ,6 dan 7 . perlu kita ingat bahwa bilangan oktal hanya ada delapan (8) dan dimulai dari angka 0 samai 7.
  •  Untuk lebih jelasnya tentang contoh bilangan oktal ke bilangan ddesimal , atau contoh bilangan oktal kedalam bilangan biner dan conth konversi bilngan oktal kedalam bilangan hexadesimal bisa dilihat disini ( BocahWeb.SitemOktal ) lengkap dengan sola dan cara penyelesaian pengkonversiannya kedalam sistem bilangan lainnya.
  1. 3. Sitem Bilangan Desimal ( Basis 10 )
Yaitu sistem bilangan yang mana terdiri dari sepuluh  (10) angka dalam susunannya dan dapat dilihat sebagai berikut : 0,1,2,3,4,5,6,7,8 dan 9. ada dua kasus yang umum dan lazim dijumpai dalam penyelesaian bilangan desimal yaitu
  • Sistem bilangan dapat berupa Integer desimal (Desimal Integer)
  • Sistem bilangan dapat berupa pecahan desimal (Desimal Fraction)
Perlu diketahui bahwa untuk menyelesaikan sistem desimal ini memeiliki cara yang berbeda , untuk lebih jelasnya dalam konversi bilangan desimal kebilangan biner , atau konversi bilangan desimal kedalam bilangan oktal dan konversi bilangan desimal kedalam bilangan hexadesimal dapat dilihat dan dipelajari disini ( BocahWeb.SistemDesimal ) berikutnya kita pelajari pengertian dari sistem hexadesimal.
  1. 4.Sistem Bilangan Hexadesimal ( Basis 1 )
Hexa berarti enam (6) dan Desimal berarti (10) Yaitu sistem bilangan yang memiliki basis (16) yang terdidi dari 10 bilangan angka desimal dan 6 huruf yaitu : 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E dan F. ada caraa pembacaannya sebagai berikut:
  • Untuk pembacan bilangan angka tetap atau sama saja
  • Untuk pembacaan Simbol Huruf A berarti 10 dan ..... Huruf  F berarti 15, dengan kata lain
  • 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13,14 dan terakhir 15 jika ditotal hasilnya akan sesuai berbasis 16
Untuk lebih lengkap tentang cara konversi bilangan hexadesimal kedalam bilangan biner atau konversi bilangan hexadesimal kedalam bilangan desimal dan konversi bilangan hexadesimal kedalam bilangan oktal silahkan dipelajari disini ( BocahWeb.SistemHexadesimal ) lebih lengkap dan terpetinci.

Nah itulah ulasan lengkap materi Sistem Bilangan Mata kuliah Teknik Informatika..semoga dengan membaca artikel dari BocahWeb ini lebih memberikan banyak sumbangan ilmu yang bermanfaat buat semuanya .. salam hangat dan selamat belajar 



EmoticonEmoticon