Monday, October 23, 2017

Pengertian Lengkap Algoritma Round Robin

Round Robin → Algoritma ini menggilir proses yang ada di antrian. Proses akan mendapat jatah sebesar time quantum. Jika time quantum-nya habis atau proses sudah selesai, CPU akan dialokasikan ke proses berikutnya. Tentu proses ini cukup adil karena tak ada proses yang diprioritaskan, semua proses mendapat jatah waktu yang sama dari CPU yaitu (1/n), dan tak akan menunggu lebih lama dari (n-1)q dengan q adalah lama 1 quantum.

Algoritma ini sepenuhnya bergantung besarnya time quantum. Jika terlalu besar, algoritma ini akan sama saja dengan algoritma first come first served. Jika terlalu kecil, akan semakin banyak peralihan proses sehingga banyak waktu terbuang.

Setelah mengamati beberapa proses algoritma termasuk Model Algoritma Round Robin bisa diamati pula bebera kekurangan dan keunggulan dari masing masing Algoritma
  1. FCFS (First Come First Served) → Baca Selengkapnya ....
  2. SJF (Shortes Job First) → Baca Selengkapnya ....
  3. Priority Scheduling → Baca Selengkapnya ....


Permasalahan utama pada Round Robin adalah menentukan besarnya time quantum. Jika time quantum yang ditentukan terlalu kecil, maka sebagian besar proses tidak akan selesai dalam 1 quantum. Hal ini tidak baik karena akan terjadi banyak switch, padahal CPU memerlukan waktu untuk beralih dari suatu proses ke proses lain (disebut dengan context switches time). Sebaliknya, jika time quantum terlalu besar, algoritma Round Robin akan berjalan seperti algoritma first come first servedTime quantum yang ideal adalah jika 80% dari total proses memiliki CPU burst time yang lebih kecil dari 1 time quantum.

Urutan Kejadian Algoritma Round Robin
Penggunaan Waktu Quantum


EmoticonEmoticon